Mahasiswa Kebidanan Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Kesehatan Masyarakat melalui PKMD di Semanu, Gunungkidul

Gunungkidul, Yogyakarta — Mahasiswa Program Studi Kebidanan Poltekkes Permata Indonesia Yogyakarta melaksanakan kegiatan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) di Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, selama dua minggu. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa sekaligus bentuk pengabdian dan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran serta kemandirian masyarakat di bidang kesehatan.

Selama dua minggu pelaksanaan PKMD, mahasiswa berinteraksi dan terlibat langsung bersama masyarakat di wilayah Semanu. Berbagai kegiatan dilakukan dengan pendekatan promotif dan preventif, disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi dan pendampingan mengenai berbagai aspek kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, pola hidup bersih dan sehat, serta pentingnya upaya pencegahan penyakit. Mahasiswa juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengenali dan menyelesaikan permasalahan kesehatan yang ada di lingkungan mereka.

Bagi mahasiswa Kebidanan, pelaksanaan PKMD menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama proses perkuliahan ke dalam kehidupan masyarakat secara langsung. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dalam memberikan pelayanan dan edukasi kesehatan, kegiatan ini juga melatih mahasiswa untuk berkomunikasi, berkolaborasi, serta memahami kondisi sosial dan budaya masyarakat.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat mendorong terbentuknya kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Melalui PKMD di Semanu, Gunungkidul, Poltekkes Permata Indonesia Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencetak tenaga kebidanan yang kompeten, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.

Scroll to Top